RKI PKS Pancoran Kembali Kumpulkan Ratusan Guru-Guru TK dan PAUD

Spread the love

acara rki dan guru paud pancornRumah Keluarga Indonesia (RKI) Pancoran dan Yayasan Insan Mulia Cendekia kembali mengadakan seminar pendidikan, kali ini dengan tema “Belajar Asyik dan menyenangkan dengan memahami berbagai kecerdasan majemuk anak”, dengan narasumber Ibu Sumarti M. Thahir, M.Pd, seorang motivator dan praktisi eduneuro pendidikan. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu (1/2) di Aula Komplek DPR RI Kalibata, Jakarta Selatan.

Seminar ini dihadiri sekitar duaratus peserta yang merupakan utusan sekolah PAUD, TK, dan para orang tua yang concern dengan pendidikan anak. Para peserta berasal dari DKI Jakarta dan sekitarnya seperti Depok, Bekasi dan Tangerang, bahkan ada peserta yang berasal dari Serang, Banten.

Dalam sambutannya, Ibu Nur Tsabitah, S.Pd, selaku penyelenggara mengatakan bahwa RKI dan Yayasan Insan Mulia Cendekia berkomitmen untuk memberikan pengetahuan bagi para guru PAUD secara berkala, agar para guru PAUD memiliki kualitas yang lebih baik lagi dan agar anak didik di PAUD menjadi senang belajar di sekolahnya. “Karena banyak anak yang malas berangkat sekolah dan bahkan mogok tidak mau sekolah. Ini semestinya menjadi introspeksi bagi para guru, bagaimana caranya agar anak semangat berangkat sekolah, bahkan ada anak yang tidak mau pulang karena sekolah itu menjadi tempat yang asyik baginya,” tambahnya.

Seminar dimulai oleh Ibu Sumarti dengan mengajak dialog para peserta seminar tentang kenangan mereka terhadap guru yang tak terlupakan. Ada yang mengenang gurunya sebagai sosok inspiratif tapi ada pula yang mengenang gurunya sebagai sosok yang menakutkan dan disegani.
Ternyata hal ini menjadi point penting bagi perkembangan jiwa anak. Apalagi sebagai guru untuk anak usia dini yang akan menjadi memori awal bagi pendidikan anak. Sosok guru yang inspiratif akan dapat memberikan hasil yang baik dan positif bagi jiwa anak sehingga belajar menjadi menyenangkan bagi anak. “Jadilah guru yang menginspirasi yaitu dengan terus melakukan refleksi, mencari referensi dan perlu juga merubah gaya mengajar agar dapat memenuhi kebutuhan peserta didik”, demikian uraian Ibu Sumarti.

Untuk itu seorang guru harus memiliki strategi dalam mengajar dan belajar dan tidak putus asa dalam menghadapi kendala. Guru yang selalu positif dan percaya diri dapat menjadi inspirasi siswa untuk meniru sikap positif tersebut. Dan point yang sangat penting adalah seorang guru inspiratif memiliki keahlian dibidangnya dan mencintai pekerjaanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *