PKS Lenteng Agung Fasilitasi Mendongeng Untuk Anak Warga

Spread the love

dongeng1

Dongeng yang akhir ini sepertinya sudah mulai hilag dari anak – anak perkotaan, coba dihidupkan lagi oleh tim Rumah Keluarga Indonesia (RKI) DPRa PKS Lenteng Agung. Kader – kader PKS, prihatin anak – anak lebih sering menyaksikan siaran televisi atau bermain dengan hape atau pad daripada mendengar dongeng.

Kamis (5/5), tawa anak-anak warga Lenteng Agung lepas saat Kak Inar, sang pendongeng yang didatangkan oleh PKS Lenteng Agung mulai menujukan jurus – jurus mendongengnya. Kak Inar mendongeng dibantu dengan gerakan tangan yang lincah diikuti suara yang berubah – ubah, anak – anak antusias mengikuti alur ceritanya. 60 anak-anak yang duduk melantai di salah satu ruangan TPA Jundi Muthi ini tertawa terpingkal-pingkal. Suasana berubah jadi hening saat Kak Inar, mulai mengkisahkan neraka yang isinya orang – oaring yang tidak mau mentaati dan melaksanakan perintah Allah SWT.

Perlu dicatat juga bahwa  dongeng adalah salah satu warisan budaya Indonesia sejak zaman dulu yang kemudian diturun temurunkan antar generasi. Di dalam dongeng, terdapat moral dan nilai yang sesuai dengan keadaan masyarakat Indonesia. Jadi dongeng sendiri adalah sarana pendidikan moral bangsa yang sesuai. Selain bahasanya mudah dicerna, tokoh dalam dongeng dapat melambangkan sifat manusia dalam kehidupan sehari hari.

Di saat kejahatan dan turunnya moral masyarakat intensitasnya semakin meningkat. Ketika banyak video mesum juga banyak beredar di kalangan siswa sekolah. Maka mendongeng sangat efektif untuk mengajarkan moral sebagai kontrol sosial terhadap masalah – msalah tersebut. Penelitian seorang professor dari Amerika yang meneliti kondisi moral masyarakat di kota Napoli, Italia. Dalam penelitiannya beliau membagi masyarakat pada 2 masa. Pertama masa ketika dongeng menjadi perhatian dan kedua ketika dongeng mulai ditinggalkan. Hasilnya pada masa orang dari kecil diberi dongeng, ketika dewasa menjadi orang yang mempunyai prinsip kuat serta berkarakter. Seperti jujur, bekerja keras, dan tenggang rasa. Sedangkan pada orang yang tidak diberi dongeng sejak kecil, ketika dewasa karakter dalam dirinya kurang kuat dan mudah goyah.

Setelah selesai mendongeng Kak Inar memberikan games (permainan) kepada anak-anak agar mereka tetap semangat. Dan sebagai acara penutup, anak – anak segera menuju rak buku dan mereka membaca kembali buku – buku yang ada di taman baca PKS Lenteng Agung. “Acara ini sangat bagus bagi anak-anak karena mereka bisa kumpul dengan kegiatan yang positif dari pada mereka menghabiskan waktunya hanya untuk  bermain playstation, semoga acara ini bisa berlangsung rutin,” ucap salah satu warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *