PKS Kebayoran Baru Undang Inspirator Cinta

Spread the love

kebayoran baru

Cinta itu bisa jadi anugerah, bisa juga jadi musibah. Itulah kalimat yang diucapkan oleh inspirator cinta, Buya Nurman saat menjadi pembicara di talk show pra nikah yang diadakan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) DPC PKS Kebayoran Baru. Kegiatan yang diadakan pada hari pada Minggu (1/5) lalu di Al Fajar Hang Jebat ini, dihadiri 60-an peserta yang rata – rata adalah remaja.

Dengan mengusung tema cinta, Buya Nurman ingin para remaja yang sedang dalam masa pubertas dan sudah memasuki dunia remaja ini untuk lebih memahami hakikat cinta sebenarnya. Banyak kejadian yang kita dengar dan kita lihat sekarang ini, remaja-remaja banyak yang tidak lagi terjaga kesuciannya. Apalagi pacaran sudah menjadi budaya yang diprogagandakan di semua lapisan usia remaja, sehingga tidak sedikit remaja yang mengalami hamil di luar nikah. Ini juga bisa menjadi penambah penyebaran penyakit HIV / AIDS di kalangan remaja, hal ini akibat sudah sangat bebasnya pergaulan mereka. Bukan hanya HIV / AIDS, tetapi juga penyakit – penyakit lainnya.

Dibuka dengan Surat Ar-Ruum ayat 21, “Dan di antara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” Dalam ayat tersebut disebutkan bahwa di antara manusia sudah tercipta rasa kasih dan rasa sayang, itulah rasa cinta. Islam merupakan agama yang sempurna, maka Islam mengatur semua kehidupan manusia termasuk cinta. Cinta merupakan karunia dari Allah SWT, Dengan cinta, Allah SWT menginginkan ketentraman, ketenangan, dan menjadi sebab turunnya rahmat Allah.

Fenomena cinta terbagi menjadi 3, yang pertama adalah cinta tingkat tinggi (suci), kedua cinta yakni tingkat menengah dan terakhir cinta tingkat rendah. Saat ini, bukan sebuah fenomena yang aneh bahwa banyak remaja sekarang saling menjalin hubungan cinta atau biasa disebut pacaran. Bagi beberapa orang, pacaran dianggap memberikan ketenangan dan ketentraman, dan merupakan salah satu sarana bagi kedua pasangan untuk saling mengenal antara satu sama lain sebelum pernikahan dilangsungkan. Sementara Islam tidak mengenal pacaran, Islam meminta seseorang yang saling mencintai untuk melangsungkan ke jenjang pernikahan.

Inilah yang juga disampaikan ketua DPC PKS Kebayoran Baru, Hamdani bahwa tujuan acara ini adalah untuk membekali para pemuda dan pemudi muslim agar mereka faham ilmu seputar pernikahan ditinjau dari aspek syariah dan juga kesehatan. “Dirasakan penting dan mendesak untuk meminimalisir terjadinya kasus disharmoni dalam urusan cinta ini.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *