PKS Jaksel Gelar Seminar Pra Nikah Untuk Masyarakat Umum

Spread the love

Seminar Pra Nikah RKI JakSel-18092016-Achi-resize

Suara pembicara, Ustadz Satria Hadi Lubis, menggema di salah satu ruangan lantai 2 Gedung Sasana Pakarti Durentiga, Jakarta Selatan, Minggu (18/9).

Sesaat setelah ruangan dibuka, sekitar 70 peserta seminar pranikah Rumah Keluarga Indonesia (RKI) PKS Jaksel mengisi daftar hadir dan satu persatu memasuki ruangan. Dari 70 pserta, 16 di antaranya adalah kaum laki – laki.

Sejak pukul 09.00 WIB, puluhan peserta sudah tampak duduk rapi di dalam ruangan siap menerima paparan ilmu dan pengalaman dari para pemateri. Pemateri pertama adalah Satria Hadi Lubis dengan tema ‘Mendapatkan Jodoh Hingga Pernikahan’, kemudian pembicara kedua adalah Nani Handayani dengan tema ‘Hak Suami Istri dan Upaya Harmonis dengan Mertua’.

Seminar Pra Nikah ini merupakan salah satu dari delapan program Rumah Keluarga Indonesia (RKI) untuk membekali para calon suami dan istri guna membangun keluarga yang kokoh. Banyaknya jumlah peserta, menunjukkan kebutuhan masyarakat muslim yang tinggi akan kegiatan semacam ini. Sampai – sampai ada peserta yang sepekan lagi akan melangsungkan pernikahan.

Saat ini banyak remaja merasa risau karena sudah timbul keinginan untuk menikah, tetapi jodoh tak kunjung datang. Tentang jodoh dan pernikahan dikupas habis oleh Ustadz Satria Hadi Lubis.

“Cinta sejati itu datang setelah menikah,” ujar Ustadz Satria Hadi Lubis. Kemudian beliau menambhakan bahwa, “Jodoh itu bisa langsung dikabulkan dengan cepat, bisa ditunda agak lama, atau ditunda hingga nanti di syurga. Makanya berprasangka baik sajalah kepada Allah SWT.”

Ustadz Satria Hadi Lubis juga mengingatkan para peserta bahwa seseorang yang kan menikah itu harus siap mempunyai mental pemaaf artinya menerima kekurangan pasangan, kemudian juga fokus sibuk memecahkan masalah besar bukan meributkan masalah – masalah kecil.

Sementara Ibu Nani Handayani memfokuskan pada bagaimana menjaga hubungan yang baik dengan mertua. “Coba kita bawakan hadiah walaupun sederhana, selain itu jangan sering berkeluh kesah padanya.”

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran PKS Jaskel, seperi Ibu Asmara Dewi, ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKs Jaksel. Acara ini ditutup jam 15.30 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *