PKS Jaksel Gelar Nobar G30S/PKI Serentak di 60 Titik

Spread the love

adi azfar polhukamKader – kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD Jakarta Selatan bersama warga masyarakat dalam dua hari, Jumat dan Sabtu, 29 – 30 September 2017 menggelar nonton bareng (nobar) film G30S/PKI di lebih dari 60 titik se Jaksel.

60 titik lokasi nobar tersebut tersebar di sepuluh wilayah kecamatan se Jakarta Selatan. Kebayoran Baru 2 titik, Pesanggrahan 13 titik, Tebet 14 titik, Kebayoran Lama 6 titik, Pasar Minggu 7 titik, Setiabudi 1 titik, Pancoran 14 titik, Mampang 1 titik, Jagakarsa 1 titik, Cilandak 1 titik. Waktu pelaksanaan nobar adalah setelah sholat isya, acara ini gratis sekaligus disediakan pula minuman dan makanan ringan oleh panitia.

Nobar ini digelar dalam rangka mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda mengenai pentingnya menjaga ideologi bangsa. Karena itu, Ketua Bidang Polhukam PKS Jaksel, Adi Azfar mengajak masyarakat untuk ikut nobar bersama kader – kader PKS Jaksel. “Di beberapa tempat, akan dihadiri juga oleh kapolsek, koramil, camat dan lurah,” ujar Bung Adi.

“Kami sebagai bagian dari elemen Bangsa ini, ingin membantu membangun dan mengokohkan rasa nasionalisme, terutama untuk para generasi muda. Perjuangan mempertahankan republik ini, penuh dengan pengorbanan sampai harus nyawa tebusannya,” kata Bung Adi.

Semua elemen Bangsa, wajib meningkatkan kewaspadaan akan adanya bahaya laten komunisme. Film yang menceritakan episode kelam kekejaman PKI yang berhasil ditumpas dengan semangat dan patriotisme generasi bangsa ini penting untuk kesadaran generasi muda. Harapannya generasi muda akan semakin kuat untuk menjaga ideologi bangsa dan negara dari ancaman anasir-anasir jahat seperti yang pernah dilakukan oleh PKI di masa lalu.

Terakhir, Bung Adi Azfar kembali mengimbau para warga yang tinggal di wilayah Jakarta Selatan untuk datang dan ikut meramaikan aksi nobar ini. “Ayo agar lebih ramai, warga Jakarta Selatan bisa hadir bersama warga yang lain, kader dan simpatisan partai lain juga boleh, silahkan datang. Karena intinya bukan buat kepentingan sendiri, apalagi kepentingan jangka pendek pilkada dan pemilu. Ini untuk kepentingan yang lebih besar, menjaga keutuhan negara kesatauan republik Indonesia,” tutup Bung Adi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *