Pada Maulid Nabi Ada Pembelajaran Dalam Membangun Peradaban

Spread the love
al mansur hidayatullah dpd jaksel
Oleh Al Mansur Hidayatullah – Ketua DPD PKS Jaksel

Mengapa umat terdahulu tidak melakukan berbagai kegiatan maulid, isra’ mi’raj, nuzulul qur’an dan lainnya? Tentu pertanyaan ini perlu dicermati dan dicari jawabannya. Generasi para sahabat, tabi’in dan generasi salafus saleh dahulu adalah generasi yang hidup bersama Nabi Muhammad saw. Mereka mengenalnya, melihat, bahkan hidup bersama serta berinteraksi langsung dengannya. Tidak ada hal yang dilewatkan dalam kebersamaan mereka bersama Nabi Muhammad saw.

Mereka juga memahami ajaran yang dibawanya, mendengarkan ayat-ayat Alquran yang dibacakan langsung olehnya, dan begitu juga dengan hadits-hadits yang dituturkan oleh Nabi Muhammad saw. Mereka bukan hanya memahami apa yang diajarkan, akan tetapi juga mengamalkannya di bawah arahan dan bimbingan langsung Nabi Muhammad saw. Sehingga mereka tidak memerlukan berbagai peringatan hari-hari besar Islam seperti kita.

Sedangkan kita, yang hidup di era masa kini, generasi yang hidup jauh dari masa Nabi Muhammad saw. Bukan hanya jauh dari sisi waktu, kita juga jauh dari mengenal Nabi kita, jauh dari pada nilai-nilai dan ajaran agama yang dibawa oleh Nabi kita, Muhammad saw. Kita tidak memahami dengan baik, ajaran Islam yang Beliau bawa, baik Al Quran maupun hadits-hadits Nabi. Sehingga wajar, jika kita sangat membutuhkan berbagai peringatan hari-hari besar Islam, seperti Maulid ini.

Kelahiran Nabi Muhamamad saw adalah kelahiran yang telah mampu membuat perubahan, bukan hanya perubahan bagi individu, akan tetapi perubahan bagi kehidupan ini. Perubahan yang mengantarkan pada perbaikan individu serta juga kehidupan, yang merubah kehidupan ini menjadi lebih baik lagi menuju alam terang benderang. Perubahan ini, karena Nabi Muhammad saw diutus Allah SWT sebagai rahmatan lil’alamin, pembawa rahmat bagi alam semesta.

Makna kelahiran Nabi Muhammad saw adalah spirit untuk melakukan perubahan dan perbaikan kepribadiaan dan akhlak. Perubahan dan perbaikan tersebut mampu mengantarkan perubahan kepribadiaan yang mulia, sebagaimana misi Nabi Muhammad saw diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. Kesempurnaan inilah yang menjadikan manusia menjadi lebih baik dan sempurna dalam menjalani kehidupan ini.

Kelahiran seorang Nabi dengan kepribadian paripurna, membawa misi rahmatan lil‘alamin dan dalam rangka menyempurnakan kepribadian dan akhlak mulia. Nabi Muhammad saw telah berhasil mencetak (mentarbiyah) orang-perorang hingga menjadi sebuah peradaban umat yang besar, yang kini mencapai 2 miliar ummat Islam. Perubahan yang saat itu, dicanangkan hanya dalam kurun waktu 22 tahun, kini telah melahirkan peradaban yang besar.

Nabi Muhammad saw bukan hanya mengajarkan dan menyampaikan syariat dan ritual ibadah, seperti: salat, puasa, zakat, haji, dzikir belaka. Akan tetapi Nabi Muhammad saw membawa risalah peradaban umat manusia, risalah kehidupan yang hakiki. Risalah yang diungkapkan Nabi Muhammad saw sebagai risalah siyaadatul ‘aalam, risalah yang membimbing manusia dari kegelapan jahilah kepada cahaya keimanan.

Perjalanan kehidupan Nabi saw dari kelahiran hingga wafatnya beliau, adalah kisah transformasi perubahan individu menuju tatanan peradaban. Transformasi perubahan individu menjadi tatanan peradaban ini harus menjadi pembelajaran bagi umat. Karena itu, memperingati Maulid Nabi saw menjadi pembelajaran bagi umat Islam dalam membangun tatanan peradaban.

Kewajiban umat Islam, untuk menghadirkan Islam kembali ke tengah – tengah kehidupan masyarakat sebagai rahmatan lil ‘aalamin. Sudah saatnya Islam hadir menjadi solusi bagi penyelesaian berbagai masalah bersama yang dihadapi umat manusia. Mari kita belajar dari peristiwa-peristiwa sejarah penting untuk menatap masa depan Islam. Di Jakarta insyaAllah, Islam akan menjadi salah satu pilar penopang peradaban muslim Indonesia dan juga dunia. Mari kita tetap dan terus berdoa agar Allah SWT selalu memberkahi Jakarta kita ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *