Kemah Terindah, Catatan Pendek Seorang AA

Spread the love

@AA

Ahad, 22 Mei 2016
Adalah Hari Terakhir Kemah Pandu Keadilan Gelombang Tiga PKS Jaksel
Dengan New Track dan Survival
Dengan Jumlah Peserta Terbesar
Tetap Disiplin Hadir di Setiap Mata Acara

Disini kita “hanya” Bertempur
Melawan Kedinginan
Menembus Gelapnya Malam
Berdiri Diatas Lumpur Tebal
Dan Merasakan Basahnya Pakaian
Sampai Kering Di Badan Kembali

Tak Seharusnya Menyalahkan Kelelahan
Apalagi Merasa Menyebalkan
Bila Keikhlasan Menjadi Teman
Yang Dirasa Adalah Kenikmatan Sepanjang Perjalanan

Disini Kita Bisa Merasakan Takdir-Nya
Takdir Kurang Makan
Takdir Susah Tidur
Takdir (Kalau-kalau) Jumpa Raja Hutan
Kewajiban Kita Adalah Menjalani Takdir
Namun Tetap Harus Bergerak
Dari Takdir Yang Satu
Menuju Takdir Allah Yang Lainnya

Kemah Terindah
Melukiskan Perjalanan Hidup
Tanpa Bekal Makanan Yang Dibawa
Singgah di Pos Hanya Sementara
Di Akhir Tujuan Nikmatnya Tiada Tara

Kemah Terindah
Akhirnya Berakhir Sudah
Menyisakan Sejumlah Kenangan
Mengiringi Kepergian 2 Kader Terbaik
Yang Tersenyum Dipanggil Ilahi
Selamat Jalan Ustadz Ajat dan Ustadz Bahri

Kemah Terindah
Tak Sembarang Orang Bisa Mengorganisasinya
Kerumitan Tracking
Antisipasi Bahaya
Mengelola dan Menjaga Ratusan Peserta
Terima Kasih BKO
Terima Kasih Kepanduan
Terima Kasih Komandan Lapangan
Pendamping Regu
Para Medis dan Dokter
Juru Foto
MC
Seksi Konsumsi
Tukang Ketik Proposal
Yang Mengantar Proposal
Yang Angkut Barang Perlengkapan

Serta Semua Panitia Yang Ikhlas Bekerja
Percayalah, Allah akan Mengganti Semuanya
Dengan sesuatu yang tak Terkira Nikmatnya
Yang Tak Pernah Mata Melihatnya
Yang Tak Pernah Telinga Mendengarnya
Surga, Yang Kita Rindukan
Semoga Kita Mendapatkannya
Amin Ya Allah

 

@AA,

Dikumpulin dari obrolan temen – temen di truk tronton pas perjalanan pulang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *