Kader PKS Srengseng Sawah Belajar Mendeteksi HOAX

Spread the love

hoax

Pada bulan April 2014 sebuah media online nasional merilis berita bahwa aplikasi Whatsup mengelola 63 milyar pesan per hari, sedangkan aplikasi Telegram mengklaim pada bulan September 2015 mengelola 12 milyar pesan per hari. Di era melimpahnya informasi seperti zaman sekarang ini menjadi melek informasi tidaklah cukup bahkan amat mudah, justru yang dibutuhkan adalah melek literasi, demikian prolog yang disampaikan oleh Bang Zico, pada acara update keilmuan/wawasan (tatsqif) kader PKS Ranting Srengseng Sawah, Minggu (17/4).

Acara tatsqif yang diselenggarakan tiap 2 bulan sekali ini adalah usaha PKS untuk meningkatkan wawasan dan kapasitas kadernya. Acara yang diikuti oleh 23 kader pria dan 57 kader wanita kali ini bertujuan agar kader PKS melek dan memiliki kecerdasan literasi.

“Kader PKS harus mampu memilah informasi apa yang dibutuhkan baginya dan tidak perlu berlebihan dalam menyerap informasi agar tidak terjebak kabar bohong (hoax) serta tanpa sadar terlibat langsung dalam penyebarannya. Melek literasi berarti mampu melakukan penilaian terhadap sebuah informasi, bahkan mampu melakukan validasi, selain itu melek literasi juga bisa mendeteksi framing atau spinning sebuah berita sehingga tidak terjebak dengan opini yang sangat mungkin merugikan,” demikian ujar Bang Zico .

Bang Zico juga memberikan ciri-ciri kabar hoax, diantaranya; isinya tidak masuk akal, kemudian ada iming-iming atau ancaman bagi yang tidak menyebarkan kabar tersebut, dan biasanya bahasa yang digunakan emosional. Selanjutnya Bang Zico memberikan tips-tipsnya agar kader PKS mampu memvalidasi sebuah berita, “Pertama, apakah isinya masuk akal?; kedua, cari sumbernya bisa dilakukan dengan googling misalnya; ketiga, perhatikan waktu kejadiannya, berita lama atau baru, kemudian perhatikan juga 5W dan 1H nya.”

“Oleh karena itu setiap kader PKS harus melek bahkan memiliki kecerdasan literasi, baik literasi media maupun literasi informasi,” demikian pungkas Bang Zico.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *