Kader PKS Kebayoran Lama dan Pesanggrahan Ngumpul Bahas Fenomena Penyimpangan Agama

Spread the love

photo294458951065511897

Sebagaimana yang diketahui bahwa dalam kehidupan bangsa Indonesia banyak sekali terdapat agama dan sistem kepercayaan. Belakangan ini pengaruh sekularisasi semakin meraja lela pada setiap sisi kehidupan bangsa Indonesia. Misi sekulerisasi memang untuk memisahkan antara bidang agama dengan dengan bidang keduniaan. Kalau tidak diantisipasi dengan baik, maka sekularisasi akan semakin memisahkan kehidupan manusia dari nilai-nilai agama. Pemisahan nilai-nilai agama dari kehidupan manusia tersebut lambat laun akan menyebabkan manusia tidak percaya lagi terhadap agama, sehingga manusia akan tidak percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa. Fenomena tersebut membahayakan kehidupan umat manusia karena tidak ada lagi standar nilai yang fundamental yang menjadi pandangan hidup manusia.

Tidak ada kemungkaran terbesar dalam pandangan Islam selain kemungkaran di bidang akidah atau kemungkaran yang mengubah dasar-dasar Islam. Kemungkaran jenis ini, jauh lebih berbahaya dari kerusakan dalam bidang amal.  Lebih sangat ironis lagi, ketika kemungkaran akidah itu sudah dikampanyekan atau dipropagandakan. Kita tidak bisa membayangkan, generasi penerus kita akan menjadi generasi seperti apa kalau kemungkaran akidah itu di tularkan kepada mereka.

Rasa kegelisan dan keprihatinan akan fenomena demi fenomena penyimpangan aqidah yang masih terus terjadi di negeri tercinta inilah, yang mendorong para kader PKS kebayoran Lama dan Pesanggraan berkumpul di Rumah Kenanga, ahad (28/2). Mereka berdiskusi dan mencari tahu akar permasalahan dan juga solusi mengatisipasinya. Nara sumber yang dihadirkan saat itu adalah DR. Bukhari Yusuf serta DR. Muhammad Iqbal dengan moderator Pak Dwi. Penyimpangan aqidah sedikit banyak akan meresahkan warga dan ummat, sehingga secara langsung dan tidak langsung bisa menghambat pembangunan fisik, mental maupun spiritual anak bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *