Ibu – Ibu Kebayoran Lama Belajar Tentang Arti ‘Mencintai’

Spread the love

hadits-arbain

Ibu – Ibu Majelis Taklim Kebayoran Lama berkumpul di aula kampus An Nuaymi pada hari ahad (17/4). Mereka berkumpul mendengarkan kajian rutin hadits Arba’in Imam Nawawi. Kegiatan yang difasilitasi oleh DPC PKS Kebayoran Lama, pada ahad (17/4) kemarin membahas tentang hadits ketiga belas. Ada 65 –an orang yang pada hari itu hadir mendengarkan antusias paparan yang disampaiakn oleh Ustadzah Hj. Nurjannah Hulwani.

“Tidak beriman salah seorang di antara kalian sampai ia mencintai bagi saudaranya, apa yang ia cintai bagi dirinya sendiri.”  Itulah arti dari hadits ketiga belas yang hari itu dikaji mendalam oleh pemateri, Ustadzah Hj. Nurjannah Hulwani dihadapan ibu – ibu majelis taklim Kebayoran Lama.

Sesungguhnya antara mu’min yang satu dengan mu’min yang lain adalah bersaudara sehingga apabila saudaranya sedang dalam kesulitan atau kesusahan, maka ia harus berusaha untuk membantunya atau dalam hadist lain Nabi bersabda,  “Orang-orang mukmin itu laksana satu tubuh, bila satu dari anggotanya sakit, maka seluruh tubuh turut mengeluh kesakitan dengan merasa demam dan tidak bisa tidur malam hari”.

Untuk urusan dunia, mendahulukan kepentingan saudaranya termaksuk dalam perbuatan yang terpuji dan disunnahkan.  Ketika kita mencintai saudara kita seperti kita mencintai diri sendiri, maka kita akan merasa lapang, jiwapun terasa tenang dan kita akan merasakan puncak kepuasan. Dan saat itulah kita bisa merasakan manisnya iman, manisnya iman itu tidak bisa dirasakan dengan lisan, melainkan dengan hati. Kita akan merasakan kebahagiaan jiwa yang menyekuruh. Karena kebahagiaan kita menjadi bertambah, ketika kita melepaskan diri dari rasa benci dan memenuhinya dengan rasa cinta.  Semua keburukan akan mulai berakhir dan berjatuhan ketika kita mulai mencintai saudara kita seperti halnya mencintai diri sendiri.

Para penyayang akan disayangi oleh Dzat Yang Maha Penyayang,  oleh karenanya sayangilah siapa saja yang ada di bumi, apalagi menyanyangi saudara sesame mu’min, niscaya siapa saja yang ada di langit akan menyayangi kita, Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *