Hidayat Nur Wahid Nilai Pembangunan Perpustakaan Parlemen Belum Mendesak

Spread the love

Hidayat-Nur-Wahid1

Proyek pembangunan perpustakaan parlemen dinilai belum mendesak. DPR diminta untuk fokus meningkatkan kinerja.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid‎ berpendapat yang harus menjadi prioritas DPR adalah meningkatkan kinerja legislasi, aktif dalam kegiatan atau rapat, serta menghilangkan persepsi DPR yang korup‎.

“Kalau itu sudah terlampaui, katakanlah nilainya B, saya kira rakyat akan mengerti‎. Saya melihat (perpustakaan parlemen) belum prioritas,” kata Hidayat Nur Wahid‎ di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/3/2016).

Namun wacana proyek pembangunan ‎perpustakaan parlemen yang diusulkan sejumlah kalangan itu tidak dipersoalkannya.”Tapi pertanyaannya, sejauh mana anggota DPR ke perpustakaan, saya yakin jawabannya wallahualam,” tutur politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Adapun sejumlah kalangan yang mengusulkan proyek perpustakaan itu adalah pendiri Freedom Institute Rizal Mallarangeng, ilmuwan sosial Ignas Kleden, politikus Partai Demokrat Ulil Abshar Abdalla, novelis sekaligus budayawan Ayu Utami.

Kemudian, ‎aktivis sosial budaya Nong Darol Mahmda, penggiat budaya atau pionir pustaka pedesaan Nirwan Arsuka‎, serta dosen universitas Paramadina Lutfhi‎ Assyaukanie.

Sumber : SindoNews/28 Maret 2016/Rico Afrido Simanjuntak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *