Hidayat Nur Wahid: Menlu Dilarang Masuk Palestina, Indonesia Harus Protes ke Israel

Spread the love

Hidayat-Nur-Wahid1

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, kesal dengan ulah Israel yang melarang Menlu Retno Marsudi untuk masuk ke Palestina. Oleh karena itu, Hidayat meminta Indonesia mengambil sikap tegas terhadap sikap Israel tersebut.

Menurut Wakil Ketua Majelis Syuro PKS itu, ini kali ke dua Israel tidak mengizinkan Menlu RI untuk melaksanakan tugas negara untuk memasuki RamaLlah Palestina. Pertama kali Israel melarang Menlu Marti Natalegawa, dan kali ini Menlu Retno.

”Dulu pak Marti melakukan protes keras. Sekarang mestinya bu Retno sampaikan protes yang lebih keras lagi,” kata Hidayat, saat dihubungi, Senin (14/3).

Sebab, lanjut Hidayat, Menlu bukan hanya sedang melaksanakan tugas negara, tapi juga amanah dari KTT LB OKI. Ia mengatakan, perilaku Israel hanya medemonstrasikan pihak yang tak ingin hadirkan solusi damai dengan diakuinya Palestina sebagai negara merdeka yang berdaulat.

”Pihak Indonesia juga harus suarakan protesnya di PBB juga,’ ujar dia.

Hidayat menambahkan, setelah buka konsul kehormatan di Ramallah, seharusnya RI juga tegaskan bahwa konsul itu juga meliputi Palestina keseluruhan. Bukan hanya untuk Ramallah dan meninggalkan Gaza.

”Lebih bagus lagi kalau Indonesia untuk serius upayakan rekonsiliasi sebagai syarat kemerdekaan Palestina, maka RI juga buka konsul di Gaza dan Yerussalem,” ucapnya.

Sumber : Republika/14 Maret 2016/Eko Supriyadi & Winda Destiana Putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *