Hidayat Nur Wahid Lebih Memilih Generasi Muda Untuk Maju di Pilkada DKI

Spread the love

20150808104125_MPR Terikat Peraturan Perundangan - Hidayat nur wahid

Politikus PKS Hidayat Nur Wahid menyatakan tidak akan maju dalam Pilkada DKI.Wakil Ketua MPR itu sempat diusung PKS sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada 2012. “Saya jelas dari awal menyempainkan saya tidak akan maju di Pilgub DKI sekali pun dalam survei internal saya sangat tinggi,” kata Hidayat di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/3/2016).

Hidayat lebih memilih generasi muda PKS untuk maju dalam pertarungan Pilkada DKI. Sejumlah nama pun telah masuk dalam radar PKS untuk diusung dalam Pilkada DKI 2017. Nama-nama eksternal yang berpeluang antara lain Sandiaga Uno, Adhyaksa Dault, dan Yusril Ihza Mahendra.

Sedangkan kader PKS yang berpeluang maju di Pilkada yakni Anis Matta, Muhammad Idrus, dan Triwisaksana. “Sekalipun kami dengan beliau berharap fokus di DPRD, PakNurmahmudi Ismail mantan Wali Kota Depok juga masuk dalam radar ini,” kata Wakil Ketua Majelis Syuro PKS itu.

PKS sedang melakukan proses penjaringan calon Gubernur DKI Jakarta selama bulan Maret. Sedangkan awal April, PKS akan memutuskan nama yang akan diusung di Pilkada DKI Jakarta. “Ini proses sedang berjalan kalau kita sudah murujuk pada terdahulu bagaimana Pak Jokowi-Ahok menang itu kan posisinya persis sama kayak sekarang,” tuturnya.

Mengenai survei nama-nama calon Gubernur DKI Jakarta, Hidayat mengingat saat Pilkada 2012. Dimana posisi Fauzi Bowo-Nahrowi Ramli survei sebesar 63 persen, sedangkan Jokowi-Ahok hanya 43 persen. “Tapi ternyata itu belum menjelaskan semua, dulu kalau ukuran survei Pak Jokowi-Ahok gak mungkin menang, yang menang Pak Fauzi Bowo, ternyata yang menang Jokowi-Ahok. Ini proses yang masih akan terus berjalan,” ungkapnya.

Sumber : Tribunnews/3 Maret 2016/Ferdinand Waskita & Adi Suhendi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *