Hadapi Cuaca Ekstrem, PKS Minta Pemprov DKI Waspadai Titik Rawan Banjir Jakarta

Spread the love

Ketua DPD PKS Jakarta Selatan, Al Mansur Hidayatullah meminta Pemprov DKI Jakarta untuk bersiap mengantisipasi terjadinya banjir di Ibu kota. Mengingat sekarang ini sudah memasuki musim penghujan dan cuaca ekstrem.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksikan puncak musim hujan akan terjadi pada Januari dan Februari 2021, tercatat bahwa sebagian besar wilayah Indonesia, yaitu 94 persen dari 342 zona musim telah memasuki musim hujan. Potensi cuaca ekstrem yang cenderung meningkat di dalam periode puncak musim hujan ini.

Al Mansur juga meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk mengerahkan petugas jaga pada titik-titik yang rawan banjir. Kehadiran personel SDA ini penting agar ketika hujan turun, bisa langsung bekerja mengatasi permasalahan yang terjadi di tempat banjir itu sehingga genangan dan banjir dapat cepat teratasi. “Standby penuh dengan menyiapkan serta memaksimalkan  pompa stasioner maupun pompa mobile,” ungkap Al Mansur.

Mengenai pengungsian pada masa pandemi, Al Mansur meminta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Sosial (Dinsos) untuk dapat mengantisipasi agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Jika SKPD itu lengah dalam menjalankan protap kesehatan, dikhawatirkan kasus COVID-19 dapat meningkat tajam selama banjir atau pasca banjir.

Pemprov harus ‘well prepare’ mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir hingga tanah langsor. Sejumlah program harus sudah disiapkan untuk mencegah banjir seperti pengerukan drainase vertikal, normalisasi situ dan sungai serta menyiapkan pompa air dan distribusinya ke wilayah rawan banjir.

“Harus segera dilakukan pengecekan segala persiapan SDM dan infrastruktur untuk memastikan bahwa Jakarta Selatan siap menghadapi dan mencegah terjadinya banjir,” ujar Al Mansur.

Al Mansur menambahkan bahwa banjir di Jakarta ini bisa terjadi imbas kiriman dari hulu seperti wilayah Depok dan Bogor. “Itu juga menjadi hal yang juga harusnya sudah dikoordinasikan jauh – jauh hari dengan pihak terkait lintas wilayah. Jadi persiapannya harus secara komprehensif bersama daerah lain dan juga pemerintah pusat.”

Waktu yang tersisa ini, pemprov DKI Jakarta juga harus bisa fokus meningkatkan kapasitas daya tampung air di waduk atau situ hingga sungai yang ada di Jakarta. Pemprov harus sudah mengeruk sampah dan lumpur agar daya tampung air lebih maksimal. “Alat-alat berat jumlahnya harus memadai, seperti ekskavator itu harus digunakan secara optimal dengan pengerukan,” tegas Al Mansur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *