Bersinergi Dengan Berbagai Komunitas, PKS Jaksel Adakan ComDev

Spread the love

Cd-hzjxVIAEJ0jf (1)

Munas ke-4 maupun Mukernas PKS telah menegasakan bahwa PKS akan menjadi menjadi pelopor dalam berkhidmat pada masyarakat. PKS akan berkontribusi menjadi pelopor dalam upaya persatuan dan pelayanan, pemberdayaan dan pembelaan melalui advokasi. Lebih spesifik lagi ditekankan oleh ketua DPD PKS Jakarta Selatan, Al Mansur Hidayatullah bahwa berkhidmat itu bukan hanya melalui baksos.

Oleha karenanya, Bidang Pemberdayaan SDM dan Lembaga Profesi (BPSDMLP) DPD PKS Jakarta Selatan menggelar acara Community Development Training. Hal ini sebagai upaya melaksanakan salah satu amanah munas pada aspek pemberdayaan masyarakat.

Acara ini merupakan acara berkelanjutan selama satu tahun, pesertanya adalah kader dan simpatisan PKS Jakarta Selatan. Minggu, tanggal 20 Maret 2016 merupakan start awal atau pembukannya, acarnya dari pagi hingga sore di aula komplek DPR RI Kalibata.

Acara ini dihadiri peserta 100 orang lebih dari seluruh wilayah Jakarta Selatan yang meliputi 10 kecamatan dan 65 kelurahan. Program ini juga akan menghadirkan para coach dari penggerak komunitas yang sudah sukses seperti Baron Noorwendo yang merupakan pendiri Bank Sampah Depok, Lasmi yang menjadi ketua paguyuban jamu gendong, Nurrohim pendiri sekolah master (masjid terminal), Ratih Mutualita dari komunitas urban farming, Idzma Mahayattika dari kidzsmile, Dwi Cahyadi dari gepuk (gerakan pendongeng peduli kemanusiaan) dan masih banyak lagi yang lainnya. Kesemuanya itu dikelompokan dalam tiga cluster yakni cluster sosial ekonomi, cluster lingkungan serta cluster pendidikan.

Program ini akan melewati tujuh tahapan sampai pada award. Yang pertama adalah preparation, stadium general, evaluasi kuisioner, boot camp, seleksi proposal, inkubasi pemberdayaan dengan pendampingan, award.

Rizaludin, sebagai ketua BPSDMLP DPD PKS Jakarta Selatan mengatakan bahwa,  “Partisipasi masyarakat dalam pembangunan, tidak hanya harus bersifat keikutsertaan fisik, tetapi yang lebih penting bagaimana melibatkan masyarakat secara mental dan motivasi dalam program pembangunan. Keberadaan sebuah program pembangunan masyarakat melalui sebuah komunitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional secara umum.”

Ketua DPD PKS Jakarta Selatan, Al Mansur Hidayatullah juga mengatakan, “Community Development (ComDev) adalah salah satu model pendekatan pembangunan  (bottoming up approach)  yang melibatkan peran aktif masyarakat beserta sumber daya lokal yang ada. Catatannya adalah ComDev harus selalu mengerti bahwa masyarakat itu punya tradisi, dan juga punya adat-istiadat, yang itu merupakan potensi yang dapat dikembangkan sebagai kekuatan sosial.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *