Pesan Ketua PKS Jaksel : Semoga yang Sebar Hoaks dan Fitnah kepada Ulama Segera Bertaubat

Spread the love

Jelang hari H pencoblosan 17 April, publik digegerkan dengan ramainya berita peretasan akun twitter para tokoh nasional yang kemudian digunakan untuk menghujat, menebar hoaks dan  memfitnah para ulama tanah air, seperti kasus yang terakhir adalah peretasan akun tokoh nasional Said Didu kemudian digunakan untuk memfitnah Ustadz Abdul Somad secara membabi buta.

“Yang mereka hujat dan fitnah adalah ulama – ulama baik yang banyak menjadi rujukan warga masyarakat. Ustadz Abdul Somad  dihujat dengan tuduhan selingkuh dan menerima uang dari media dan  Prabowo, ini adalah hoaks yang sangat keji dan dzalim,” ujar Al Mansur Hidayatullah, ketua DPD PKS Jaksel.

Al Mansur juga menambahkan bahwa umpatan, celaan, hinaan, hoaks dan fitnahan itu sesungguhnya adalah salah satu bentuk kepanikan dan ketidakmampuan memahami apa itu yang dinamakan perbedaan pendapat, kebhinekaan ataupun perbedaan pilihan.

“Ulama adalah pewaris para nabi, yaitu ulama yang benar-benar mengikuti akhlak nabi. Jika kita belum bisa jadi orang baik, minimal kita cinta dengan orang – orang baik dan alim. Jika kita belum bisa menjadi  sholeh, minimal kita cinta dengan orang sholeh. Kita sayang dengan orang yang mempunyai akhlak baik, bukan justru menghujatnya, menghinanya, mencacinya, menebar hoaks untuknya dan memfitnahnya dengan kata-kata kasar yang melukai umatnya,” tambah Al Mansur.

Kita boleh tidak sepakat dengan siapapun,  namun ketidaksepakatan itu bukan berarti kita boleh untuk tidak menghormatinya, menebar hoaks kepadanya apalagi sampai memfitnahnya. “Semoga yang memfitnah Ustadz Abdul Somad segera bertaubat dan menyesali perbuatannya. Semoga cepat diberi hidayah kebaikan. Sekecil apapun kejahatan akan ada balasannya di dunia maupun di akhirat kelak,” tutup Al Mansur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *