Default Web Anda | Update:
PKS-Jaksel.or.id
Cari  
Beranda
Kamis, 09 September 2010 @ 17:01
  
   
   
 
Belum terdaftar? Daftar akun baru
Sekretariat
Jl. Cilandak KKO Raya No. 17 Kelurahan Cilandak Timur
Kecamatan Pasar Minggu
Jakarta Selatan 12560
Telp: +6221-780-1-870
E: redaksi[at]pks-jaksel.or.id
User Terakhir Online
ningsih
5:06:56 - 09.09.2010
wahyoedie
11:41:15 - 02.09.2010
andrian
14:13:07 - 30.08.2010
albatani
16:52:38 - 27.08.2010
ali
10:17:01 - 27.08.2010
Artikel | Taushiyah
Kamis, 23 April 2009 - 17:27 (579 Dibaca)
Penawar Lelah Pengemban Dakwah
 www.pks-jaksel.or.id
Kirim artikel ini ke teman Cetak halaman ini

PKS Jaksel: "(yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: "Tuhan kami hanyalah Allah". Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadah orang Yahudi dan mesjid-mesjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama) -Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (QS. Al Hajj : 40 )

Dien Itu Nasehat

"Ad-Diinu An-Nashiihah" ( Agama adalah nasehat ) Demikianlah pesan Rasulullah SAW kepada kita ( Hadist diriwayatkan oleh imam muslim shahih ), dan inilah yang melatar belakangi tulisan kami dalam lembaran-lembaran berikut. Kami menulis ini bukan karena tidak ada pekerjaan, dan bukan pula karena ada yang mau membacanya. Kami menulis karena kami merasa ada nasehat yang harus kami sampaikan kepada ikhwah, para aktifvis, sebagai bentuk partisipasi kami dalam " perjalanan " yang diberkati ini. Perjalanan untuk menegakkan dien dan meninggikan panji-panjinya.

Kami, sebagaimana dikatakan oleh sahabat yang mulia, " Abdullah bin Rawahah RA. " Kita tidak memerangi manusia dengan bilangan, kekuatan, dan jumlah kita. Kita hanya memerangi mereka karena dien ini. Dien yang Allah memuliakan kita dengannya.( Hadist Ibnu Ishaq ).

Oleh karena itu, lazim bagi kita untuk berpegang teguh kepada dien ini melebihi seorang muqatil ( tenaga tempur ) yang memegang erat senjatanya di tengah kecamuk pertempuran. Sebab muqatil, kapan pun ia mengendorkan pegangannya, sirnalah harapannya untuk mendapatkan kemenangan, bahkan sirna pulalah segala asanya untuk tetap hidup. Demikian pula halnya dengan " ahluddiin " ( ahli ibadah ), kapan pun mereka lengah didalam diennya - meski sesaat - semua citanya untuk menggapai kemenangan akan lenyap.

Pertolongan Allah bagi Siapa yang Menolong ( Agama ) Nya

Sesungguhnya Allah ta'ala hanya menolong orang-orang yang taat, ikhlas berpegang teguh, dan bertawakal kepadaNya. Allah ta'ala berfirman :

"Dan pastilah Allah akan menolong siapa saja yang mau menolong ( agama ) Nya ( QS. Al Hajj : 40 )

Maka barang siapa tidak ' menolong ' Rabb-nya, Dia pun tidak akan menolongnya. Barangsiapa bermaksiat kepadaNya, Dia akan meninggalkannya, membiarkannya bersama musuh-musuhnya.

Umar Al Faruq RA. pernah berkata, " Kala kita tidak mampu mengalahkan musuh dengan ketaatan kita niscaya mereka mengalahkan kita dengan kekuatan mereka."

Ternyata Umar RA lebih mengkhawatirkan dosa-dosa pasukannya daripada kekuatan musuhnya. Inilah bukti kesempurnaan pemahaman dan kebrilianan akal beliau.

Betapa kita disaat merasakan suasana ini, ingin senantiasa hadir di hati dan akal kita, tidak meninggalkan kita selama-lamanya.

Betapa kita ingin mengerti dengan ilmu yakin - bahwa Allah telah menjamin kemenangan dienNya dan akan selalu menjaganya. Maka barangsiapa selalu bersama Islam ke mana pun ia berputar, hati dan anggota badannya senantiasa taat kepada Allah, pastilah Allah akan menolongnya. Barangsiapa menyimpang dari jalan yang lurus pertolongan pun akan menjauh darinya.

Allah ta'ala Maha tau lagi Maha Bijaksana. Allah maha tahu, artinya tidak ada sesuatu pun dari urusan kita yang tersembunyi bagiNya. Dia Maha tahu akan batin dan niat kita sepertinya halnya Dia Maha tahu akan lahir dan amal kita. Dia Maha Bijaksana. Artinya Dia akan selalu menempatkan segala sesuatu pada tempatnya. Dia tidak akan memberikan anugerah berupa panjagaan dan pertolongan kepada siapa yang tidak berhak mendapatkannya. Dan orang yang tidak berhak atas anugerah ini, sungguh tiada bagian untuknya selain keterpurukan. Na'udzu billah, kita memohon perlindungan kepada Allah dari kehinaan di hadapanNya.

Empat perkara yang membinasakan

Nafsu terus memberontak, setan terus menggoda, dunia terus berhias, dan hawa sering sekali memenangkan pertempuran.

Mereka semua telah hadir. Mereka ingin menghalangi antara seorang hamba dengan kemenangan dan kejayaannya di dunia di akhirat.

Mereka berempat benar-benar musuh utama kita. Jika kita mampu menguasainya (nafsu, setan, dunia, dan hawa) niscaya akan lebih mudah bagi kita untuk menguasai musuh-musuh kita dari kalangan manusia.

Sebaliknya, jika kita dikuasai oleh keempatnya, sungguh antara kita dan musuh-musuh kita tiada lagi bedanya, sama-sama bermaksiat kepada Allah. Sementera mereka masih memiliki sesuatu yang lain, kekuatan yang lebih daripada yang kita miliki dan jika sudah demikian, kita akan kalah menghadapi mereka.

Kalimat-kalimat yang kami tulis disini merupakan nasehat untuk membantu di dalam usaha mengalahkan nafsu, setan, dunia, dan hawa.

Wahai saudaraku, yang kami inginkan hanyalah menunjukkan yang baik untuk menutup satu celah yang kami lihat atau menambahkan yang kurang atau menunjukkan yang makruf.

Peran kami adalah berkata-kata dan memberi nasehat. Celah tidak akan pernah tertutup, kekurangan tidak akan pernah hilang, dan yang makruf tidak akan pernah terwujud kecuali dengan amal.

Disinilah peranmu wahai saudaraku, peran kita semua.

Tentu saja, kata-kata bukan sekedar untuk diucapkan tetapi ia untuk dipahami dan diamalkan.

Dan katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan". ( QS. At - Taubah : 105 ).

--Dr. Abdulllah Azzam



Kirim ke rekan  Kirim artikel ini ke teman  | Cetak naskah ini  Cetak halaman ini
Penawar Lelah Pengemban Dakwah | Log-in atau daftar username baru | 0 Komentar
Komentar adalah pernyataan yang dibuat oleh seseorang dari postingnya.
Hal tersebut tidak harus mencerminkan opini dari situs ini.

Yang Online: Ada 14 user yg belum daftar dan 0 user terdaftar
Situs resmi (Official Site) DPD PKS Jakarta Selatan. Online sejak Juni 2003. [hdn] + Postnuke. Seluruh artikel, gambar, dan sebagainya yang ada di dalam situs ini adalah milik DPD PKS Jakarta Selatan, dan boleh disebarluaskan untuk kepentingan da'wah dengan tetap mencantumkan URL situs ini dan pemiliknya.
Redaksi: redaksi at pks-jaksel.or.id - Webmaster: webmaster at pks-jaksel.or.id