Home » Kegiatan PKS » Mantapkan Ruhani Kader Perempuan, PKS Jaksel Gelar Pengajian Rutin Bersama

Mantapkan Ruhani Kader Perempuan, PKS Jaksel Gelar Pengajian Rutin Bersama

DSC_0036_2Ahad (8/10), kader – kader perempuan PKS Jakarta Selatan berkumpul untuk mendengarkan wejangan (tausiyah) dalam rangka memantapkan ruhiyah dari K.H. Abdul Hasib hasan, Lc.¬†PKS Jaksel terus menambah jadwal pengajian – pengajian rutin bagi para kadernya. Pengajian rutin merupakan sarana pemeliharaan ruhiyah internal. Pengajian rutin kali ini dihadiri 500-an kader perempuan se Jakarta Selatan. Menurut Ustadz Adam Afdoli, ketua kaderisasi PKS Jaksel, “Pengajian rutin adalah bentuk taqwiyah (penguatan), tarbiyah fikriyah, dan juga harakiyah.”

Ketika seseorang membangun rumah, yang paling utama dibangun adalah fondasinya. Ketika semakin berat beban truk tronton, maka harus semakin banyak rodanya. Seperti juga sebelum memulai berlatih beladiri, maka harus kuat kuda-kudanya. Penguatan ruhiyah menjadi poin penting dalam mengarungi agenda – agenda kerja ke depan.

Perjalanan menebar kebaikan dan kemanfaatan menjadi sebuah perjalanan panjang yang takkan pernah sepi dari rintangan dan cobaan. Semua kendala di jalan tersebut adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Ia pasti akan menghampiri para pelaku kebaikan. Janganlah pernah berhenti karena para nabi dan pengikutnya tak pernah berhenti ataupun melemah karena rintangan dan cobaan tersebut.

Karena itu, para pelaku kebaikan dituntut untuk selalu membekali diri dengan menjaga kualitas ruhiyah setiap saat. Salah satu faktor keberhasilan dakwah Rasul SAW adalah kekuatan ruhiyah yang tak pernah lepas dari keterikatan dan kedekatan kepada Allah SWT.

Ruhaniyah adalah imunitas, imunitas bagi pribadi, dan juga imunitas bagi organisasi itu sendiri. Ruhiyah yang buruk maka imunitasnya juga buruk, hal ini akan mempengaruhi seluruh kinerja pribadi dan kinerja organisasi. Ketika imunitas buruk maka antibodi tubuh bisa keliru mengontrol mana yang harus dipertahankan dan mana yang harus dihilangkan dari tubuh, terbolak – balik, astaghfirullah, na’udzubillah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>