Home » Nasional » HNW Minta Polisi dan Novel Tak Main-main Soal Kasus Penyiraman Air Keras

HNW Minta Polisi dan Novel Tak Main-main Soal Kasus Penyiraman Air Keras

hnwWakil Ketua MPR, Hidayat Nurwahid, meminta Kepolisian dan Novel Baswedan tak main-main dan segera selesaikan kasus dugan penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu. Apalagi ada sinyalemen belakangan bahwa penyiraman air keras ke Novel melibatkan jenderal polisi.

Bagi Hidayat, Novel Baswedan sendiri jangan main-main. Bila memang ada informasi bahwa jenderal polisi terlibat, sebaiknya disampaikan langsung ke penyidik Kepolisian.

Kata Hidayat, saat ini adalah masa Ramadan. Sehingga bila Novel hendak memberi informasi soal penyiram dirinya, harus berdasarkan bukti. Jangan sampai justru membuat pernyataan yang bisa melebarkan masalah, dan belum tentu ada buktinya.

Untuk diketahui, pengakuan Novel soal penyiram dirinya terkait seorang jenderal, disampaikan ke sebuah media massa asing.

“Jadi yang disampaikan Novel diteruskan oleh polisi. Kalau ada jenderal polisi yang terlibat, sebut namanya itu dan buktikan. Supaya semuanya clear, tidak menggantung dan jadi polemik,” kata Hidayat, Jumat (16/6).

Hidayat juga menyesalkan pengakuan Novel justru disampaikan ke media asing. Seharusnya, sebagai orang di bidang hukum, Novel tahu bahwa segala hal yang berkaitan dengan penyelidikan dan penyidikan, fokus saja ke ranah penegakan hukum.

“Kenapa waktu itu enggak disebut (Novel saat di Polisi)? Kan bisa digelarperkarakan, betul tidak nama (jenderal) itu terlibat atau tidak terlibat?” katanya.

Dilanjutkannya, sebaiknya Novel dan Kepolisian bisa bekerja sama. Sehingga nama jenderal dimaksud bisa diselidiki dan dibuktikan bersama.

Pada kesempatan itu, dia juga meminta Kepolisian RI agar tidak main-main dan segera menangkap pelaku penyiraman air keras kepada Novel.

“Kita semua menyesalkan kenapa kasus ini tak selesai . Kalau polisi bisa tangkap teroris di kampung-kampung sana, masa yang di Jakarta di tengah banyak orang melihat. Kan ini kejadiannya bukan di jalan tapi di lingkungan masjid, banyak orang yang melihat. Tapi kok belum selesai?” kata Hidayat Nurwahid.

Lagipula, selesai tidaknya kasus Novel akan mempengaruhi kepercayaan publik dan komitmen polisi dalam memberantas korupsi.

“Karen ini akan muncul tafsir ini tekait dengan kasus yang ditangani Novel,” imbuhnya.‎

Sumber : BeritaSatu/16 Juni 2017/Markus Junianto Sihaloho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>