Home » Kiprah Anggota Dewan PKS Jakarta » Harapan Bang Yani Agar Festival Pantun Bisa Menjadi Agenda Rutin Tahunan

Harapan Bang Yani Agar Festival Pantun Bisa Menjadi Agenda Rutin Tahunan

img-20171120-wa0047-resized-320Acara Festival Pantun Kampung Pela Mampang yang berlangsung selama dua hari,  tanggal 18 sampai 19 november 2017. Festival yang bertempat di kawasan Bangka Raya Pela Mampang Jakarta Selatan bisa dikatakan berjalan cukup sukses dan meriah.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Karang Taruna Pela Mampang.  Pembukaan acara ini dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta,  Anies Baswedan. Pada penutupan di hari kedua, dilaksanakan oleh anggota DPRD DKI H. Achmad Yani atau lebih dikenal dengan sebutan Bang Yani.

Bang  Yani, yang juga merupakan tokoh masyarakat Betawi asli Mampang ini menyampaikan harapannya  bahwa, “Kami berharap sekiranya acara Festival Pantun ini bisa menjadi agenda tahunan Pemprov DKI.  Acara ini sangat didukung oleh warga, hal ini terlihat dari animo warga yang berbondong – bondong hadir di acara tersebut.”

Bang Yani juga mengatakan bahwa acara Festival Pantun ini merupakan salah satu kegiatan pelestarian akar budaya. “Kegiatan ini harus terus dikembangkan dan dijaga. Untuk menjadi bangsa yang kuat haruslah bertumpu pada akar budayanya yang juga kuat,” tambah Bang Yani.

Acara ini merupakan salah satu sarana silaturahim antar sesama warga dan juga antara warga dengan para pemimpinnya, dalam hal ini Gubernur dan jajarannya. Disamping itu, acara ini juga hadir sebagai sarana untuk meningkatkan ekonomi warga, hal ini terlihat dari adanya stand – stand produk milik warga yang dipasarkan bersama- sama.

Yang tidak kalah penting, acara ini juga memberikan hiburan yang baik kepada warga melalui seni budaya Betawi yang dikemas dengan selera jaman now. Acara Festival Pantun ini merupakan salah satu acara yang mendukung tagline Gubernur DKI yakni maju kotanya bahagia warganya.

Acara Festival Pantun Kampung Mampang secara resmi ditutup dengan pemukulan gong yang dilakukan Bang Yani dengan sebelumnya disisipi sebuah pantun,

“Jemur Keripik ditengah sawah,
Keripik di jemur diatas batu,
Wabilahitaufik wal hidayah,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>