Hadirkan 17 Pasangan, PKS Jaksel Bertekad Lahirkan Pasangan Konselor Keluarga Handal

Spread the love

Atta9ltQSsYd-i5_678GQfXtrfZd8Pvic1HKPNumT0Oj

Dalam rangka memperkokoh peran keluarga, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga(BPKK) DPD PKS Jakarta Selatan menggelar agenda Pelatihan Konselor Rumah Keluarga Indonesia.

Agenda yang dilaksanakan di lantai 3 sekretariat DPD PKS Jakarta Selatan pada selasa malam (22/03) tersebut merupakan agenda yang dilaksanakan karena kesadaran akan pentingnya keluarga sebagai pondasi utama ketahanan masyarakat dan juga negara. Rapuhnya ketahanan keluarga akan mendorong rapuhnya Ketahanan Nasional.

Menurut Ketua BPKK PKS Jakarta Selatan, Ibu Asmara Dewi mengatakan bahwa agenda ini adalah agenda yang dilakukan demi terwujudkan ketahanan serta kekokohan keluarga di tengah arus budaya ketimuran yang semakin tergerus.

“Acara kali ini merupakan acara pelatihan untuk para calon konselor keluarga tingkat DPC sewilayah Jakarta Selatan. Masing-masing DPC mengirimkan minimal satu pasangan suami-istri sebagai perwakilan daerahnya. Konselor ini nantinya akan bersertifikat,” tambah Ibu Asmara Dewi, Selasa (22/03).

Sementara Ketua DPD PKS Jaksel, Ustadz Al Mansur Hidayatullah mengatakan, “Konselor ini memiliki beberapa tugas dan kemampuan yang kedepannya bisa membantu masyarakat dalam menyelesaikan persoalan keluarga, anak dan juga rumah tangga dengan mandiri. Konselor bersertifikat ini sebagai bentuk komitmen PKS terhadap persoalan-persoalan keluarga di wilayah Jakarta Selatan.”

Para peserta sangat antusias menyimak pemaparan introduction tentang konselor Rumah Keluarga Indonesia dari praktisi senior, pak Cahyadi Takariawan. Pertemuan ini adalah pertemuan awal dari delapan pertemuan yang direncanakan BPKK DPD PKS Jakartra Selatan.

Selanjutnya Ibu Asmara Dewi menyatakan, “Jadi insya Allah yang hadir disini adalah teman-teman yang mempunyai kemampuan ingin  membantu orang lain, karena konseling itu membantu orang lain dengan  cara yang professional, membantunya dengan tatap muka atau pertemuan. Selanjutnya disitu ada komunikasi, komunikasi ini meliputi bagaimana ketrampilan bertanya, ketrampilan membuka percakapan, jadi ada komunikasi dua arah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *