Gapai Ukhuwah, PKS Pancoran Rutin Menata Ruhiyah Kadernya

Spread the love

Aja5zO3yJyeBwLQuceXXgUEauXq4z3FRNr-vufiIOeB1

Rohani dan jasmani adalah dua hal yang sangat penting dalam diri seorang manusia, oleh karenanya pemenuhan kebutuhan akan keduanya haruslah seimbang. Selama ini banyak orang fokus pada pemenuhan kebutuahn satu sisi saja, yakni kebutuhan fisik atau jasmani. Padahal pembinaan ruhiyah juga sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Bukan hanya tugas individu, pembinaan ruhiyah juga menjadi tanggung jawab sebuah organisasi yang menaungi kader – kader di dalamnya, termasuk partai politik. “Bangunlah jiwanya … bangunlah jiwanya,” itulah bunyi sebagian syair pada lagu Indonesia Raya.

PKS terus berulang kali menggelar kajian dalam rangka memberikan pembekalan keilmuan agama dan juga ruhiyah kepada kader – kadernya. DPC PKS Pancoran mengharapkan dengan seringnya kader mengikuti kajian ruhiyah, akhlak dan keilmuan agama, kader – kader PKS Pancoran dapat tumbuh dengan baik baik di keluarga, maupun lingkungan masyarakatnya.

Kajian ruhiyah rutin bulanan kali ini dilakukan di masjid Al Amin Rawajati dan dihadiri sekitar 120 –an kader perempuan (akhwat). Suasana kajian yang berlangsung dua jam itu, begitu santai namun tetap kental dengan susasana ruhiyahnya. Ustadzah Nurul Hidayati menyampaikan materi tentang “Respon Manusia Terhadap Perintah Agama” dengan sangat apik dan merasuk dalam sanubari. Sabtu (16/1) sore, kader – kader perempuan PKS Pancoran kembali diingatkan akan sikap seharusnya yang dilakukan seorang beriman ketika mendengar panggilan Allah adalah dengan gembira dan senang hatinya.

Diharapkan, melalui kajian ruhiyah rutin ini, terciptalah kader-kader yang semakin berkomitmen dalam dakwah serta baik ruhiyahnya sehingga rasa kesolidan terhadap diri sendiri, sahabat, dan organisasi bisa dimaksimalkan serta terpengaruh oleh berbagai media yang ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *