Home » Kegiatan PKS » DPD PKS Jaksel Lakukan Safari Pelatihan Hidroponik

DPD PKS Jaksel Lakukan Safari Pelatihan Hidroponik

hidroponik2

Minggu (8/5), bidang buruh petani dan nelayan (BPN) DPD PKS Jakarta Selatan mengunjungi sekretariat DPC PKS Pasar Minggu.  Tujuan kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka safari ‘tour’ bidang buruh, petani dan nelayan untuk mengadakan pelatihan hidroponik di kantor – kantor DPC PKS se Jakarta Selatan.

Agus Priyona, ketua Bidang Buruh, Petani, dan Nelayan (BPN) menyampaikan bahwa, “Tujuan pelatihan hidroponik ini adalah mewujudkan komunitas petani kota yang bisa  melakukan cocok tanam di lahan  yang sempit. Keterbatasan lahan bukan halangan untuk menggeluti pertanian.” Harapannya setelah pelatihan, para peserta dapat langsung mempraktekkan di rumah masing-masing, sehingga kebutuhan pangan keluarga dapat dipenuhi dari pekarangan sendiri dan lebih sehat karena bersifat organik. Setelah itu kemudian baru ditularkan ke tetangga dan RT RW nya masing – masing.  Materi hidroponik kali ini disampaikan oleh Sugandi dari Tanggerang, pelatihan ini dihadiri 30 –an peserta dari Pasar Minggu.

Menanam menggunakan sistem hidroponik, saat ini menjadi sangat populer di perkotaan. Menanam dengan sistem hidroponik artinya menanam menggunakan media air atau tenaga kerja air. Hidroponik juga dikenal sebagai soilless culture atau budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah. Jadi hidroponik berarti budidaya tanaman yang memanfaatkan air dan tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam.

Dibandingkan dengan cara menanam konvensional atau dengan tanah, menanam dengan metode hidroponik ternyata bisa lebih menguntungkan. Setidaknya dalam lahan yang relatif sempit mampu menghasilkan tanaman yang lebih banyak dibandingkan dengan menanam di atas tanah. Selain itu kualitas sayuran yang dipanen dengan cara hidroponik lebih bersih dan terlihat lebih segar, sehingga penampilannya jauh lebih menarik dan harga juga lebih mahal.

Teknik hidroponik itu sederhana dan mudah diterapkan oleh penduduk, khususnya para ibu rumah tangga yang aktivitasnya lebih banyak ada di rumah. Sehingga diharapkan para ibu rumah tangga lebih intensif dan mampu mengelola halaman teras rumahnya. Selain memberikan keindahan, keasrian, mengurangi polusi udara dan mata bagi lingkungan rumah dan sekitarnya, juga dapat memberikan keuntungan atau menjadi lahan bisnis baru bagi para ibu rumah tangga, mengisi waktu senggang, serta yang tidak kalah penting menghilangkan stress karena kepenatan aktivitas sehari-hari di daerah perkotaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*