Home » Taujih » Bang Dwi : Ayo Syiarkan Tahun Baru Islam 1439 H Lewat Pawai Obor

Bang Dwi : Ayo Syiarkan Tahun Baru Islam 1439 H Lewat Pawai Obor

tebet_oborKetua Bidang Pembinaan Umat (BPU) PKS Jakarta Selatan, Ustadz Dwi Heryanto menghimbau para kader dan simpatisan untuk mensyiarkan tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H dengan ‘Pawai Obor’ bersama masyarakat. Pawai Obor untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah bermakna menjalin silaturahmi sesama umat muslim.

“Api obor bermakna cahaya yang akan menerangi setiap muslim yang akan melangkah ke tahun berikutnya. Sedangkan pawai merupakan simbol eratnya kekeluargaan, silaturahmi, serta ukhuwah,” kata Bang Dwi, Senin (18/9).

Pawai obor bukan berarti sambil hura – hura, apalagi sampai mengganggu keamananan dan ketertiban. Membawa beragam atribut dan obor, kader dan simpatisan diharapkan berpawai keliling sambil menggemakan dzikir, takbir memuji Allah SWT dan juga shalawat.

Kegiatan pawai obor ini juga merupakan simbol kegembiraan menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 Hijriyah. Dan dari tahun ke tahun pawai obor ini tidak pernah sepi, biasanya dilakukan menjelang Tahun Baru Islam maupun jelang puasa. “Pawai Obor merupakan tradisi tahunan yang terus menggelora di tengah-tengah masyarakat muslim Indonesia, bukan hanya dilakukan Umat Islam yang ada di Jakarta, tapi juga hampir merata di seluruh tanah air. Ada rasa haru dan bahagia yang menyelimuti para peserta pawai maupun warga yang menyaksikan,” ujar Bang Dwi.

Tradisi rutin tahunan seperti pawai obor ini selain ajang memperkuat tali silahturahim sesama muslim, juga merupakan bentuk ungkapan rasa syukur masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk bisa menyaksikan dan beribadah di Tahun Baru.

“Banyak makna yang terkandung dalam kegiatan pawai obor,” ujar Bang Dwi. Yang pertama adalah unsur gotong royong, sebagai wujud kebersamaan, hal ini dapat terlihat mulai dari perencanaan sampai pada saat pelaksanaannya. Ada yang menyiapkan pengumuman, membuat obor dari bambu dan juga yang lainnya. Api yang telah dinyalakan pada satu obor juga akan dioper pada obor lainnya. Cahaya dari api obor itu menerangi jalan-jalan di malam hari. Memberikan efek semangat untuk menyambut Tahun Baru Islam.

kedua adalah unsur semangat, api obor itu lambang semangat. Kita tentu pernah mengenal apa yang disebut dengan Obor Olimpiade. Obor ini dibawa berkeliling dunia secara berantai. Mereka tak pernah menyerah terhadap tiupan angin, terinya matahari, atau pun kucuran air hujan. Mereka terus dan terus membawanya hingga ke tujuan. Mereka terlihat semangat membawanya.

Ada juga filosofi obor bagi seorang muslim. Seorang muslim itu seperti obor, yakni sebagai juru penerang yang senantiasa memberi cahaya kehidupan bagi masyarakat sekitarnya. Seorang muslim juga harus bisa seperti obor, mampu memecahkan masalah yang dihadapi oleh masyarakat sekitarnya. Seorang muslim juga harus mampu menjadi panutan baik itu sikapnya, tindakannya maupun pengetahuannya.

Obor juga membawa pesan bahwa obor itu harus dikendalikan, jika salah mengolah maka obor pun dapat menciptakan api yang sangat besar. Tatkala kita arif mengendalikannya, maka obor insyaAllah mampu menjadi lentera kehidupan yang penuh dengan keharmonian yang mendamaikan.

Dari obor kita juga diingatkan tentang umur kita. Bahwa umur kita itu seperti obor bambu dengan minyak tanah yang membuat menyala. Obor akan padam jika minyaknya habis, begitu pula umur ini, jika sampai pada waktunya untuk menghadap Allah, akan padam dan mati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>