Home » Taujih » Asmara Dewi : Ramadhan itu Istimewa, Tetapi Jangan Boros dan Konsumtif

Asmara Dewi : Ramadhan itu Istimewa, Tetapi Jangan Boros dan Konsumtif

asmara dewiIbadah puasa sejatinya bisa menjadi sarana latihan bagi diri untuk menjauhi perilaku berlebih-lebihan. Sebab perilaku semacam itu termasuk di antara sifat-sifat setan yang harus dijauhi. ¬†Dalam satu hadis dikatakan, “Makan, minum, berpakaian dan bersedekahlah. Tetapi jangan berlebih-lebihan dan jangan bersikap sombong” (HR Ahmad, Bukhari dan Nasa’i)

Dengan puasa seorang muslim mengungkapkan penyerahannya (taslim) kepada perintah Allah, sambutannya atas kehendak-Nya, dan merupakan penolakkan yang tegas atas penguasaan hawa nafsu atas dirinya, dan hasrat pribadinya. Puasa merupakan sebuah manifestasi dari ketaatan makhluk-Nya kepada Kehendak Yang Maha Kuasa.

Ekspresi yang diungkapkan lewat puasa ini mewakili bentuk penguasaan diri, dan usaha dalam mengatasi kesenangan-kesenangan jasadi dan berbagai kenikmatan badani demi kecintaan Allah yang penuh berkat, kedekatan kepada-Nya dan gairah untuk memperoleh keridhaan-Nya.

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahana Keluarga (BPKK) PKS Jaksel, Ibu Asmara Dewi menghimbau kepada masyarakat, khususnya ibu – ibu yang menjalani puasa di bulan suci ramadhan tidak berperilaku berlebihan atau boros. Harga bahan kebutuhan pokok saat-saat ramadhan biasanya mempunyai tren naik. “Dengan kondisi seperti ini, kami berharap masyarakat di bulan puasa tidak berlebih-lebihan dan bisa menyesuaikan dengan keadaan,” himbau Ibu Asmara Dewi.

Kadang untuk urusan menu dan anggaran, menjadi sedikit rumit. Apalagi, jika memasuki bulan Ramadan, dipastikan di pasar harga-harga kebutuhan beranjak naik. Seorang ibu rumah tangga harus lebih pandai dan berhati-hati dalam berbelanja. Bukan berarti pelit, tetapi sangat dianjurkan untuk tidak bersikap boros. Berbelanja sesuai dengan kebutuhan dan menghindari membeli barang yang tidak sangat penting.

BPKK Jaksel terus mengkampanyekan pola konsumsi yang tidak berlebihan kepada kader dan simpatisan saat memasuki bulan Ramadhan. BPKK PKS Jaksel terus menghimbau kader dan simpatisan agar tidak boros dalam menjalankan ibadah puasa. Bulan puasa adalah bulan yang penuh berkah, tidak terkecuali rezeki. Seharusnya kita umat muslim bisa berhemat, mampu mengendalikan hawa nafsu dengan tidak membeli makanan ataupun barang secara berlebihan, yang bisa mengakibatkan pemborosan.

Seharusnya pada saat puasa seseorang dapat menghemat pengeluaran karena jatah makannya berkurang, dari 3 menjadi 2 kali saja dalam satu hari. Seharusnya Kader dan simpatisan bisa bersikap lebih smart, dan mulai memikirkan bahwa puasa itu menjadi bulan untuk menghemat, menabung, dan berbagi terhadap sesama.

Ketua BPKK PKS Jaksel juga mengingatkan, boros pada bulan puasa kadang terjadi karena seseorang tidak bisa menahan nafsu dan menjadi sangat konsumtif. Yang sering membuat boros itu paling besar untuk konsumsi makanan, kadang saat puasa banyak undangan buka bersama. Menurut Ibu Asmara Dewi, tidak masalah mengadakan acara buka bersama, namun bisa dipilih tempat makan yang tidak mahal sehingga kita tidak semakin boros.

Adzan Maghrib jangan menjadi ajang pembalasan dan konsumtif akibat menahan lapar seharian. Sudah sepatutnya kita mengontrol diri, dengan mengelola pengeluaran dan keuangan kita dengan lebih baik di bulan puasa.

Menurut Ibu Asmara Dewi, bulan Ramadhan seharusnya menjadi momentum untuk berhemat, bukan membuat konsumsi yang berlebihan. “Bulan Ramadhan itu waktunya kita menahan diri dan lebih berempati kepada sesama manusia,” ujarnya. Kita harus bisa menahan godaan sale yang dikamapanyekan sepanjang ramadhan di pusat – pusat perbelanjaan. Jika terlalu boros saat ramadhan, maka ada kemungkinan uang sudah ludes duluan sebelum Lebaran tiba. Atau karena boros, kita jadi tertahan tidak bisa mudik ketemu sanak saudara di kampung.

Mengenai Tunjangan Hari Raya (THR) juga, seharusnya Ibu – ibu sudah dapat menganggarkan seberapa besar THR yang akan dibelanjakan. Sehingga THR tidak akan ludes sebelum lebaran tiba.

Ada 6 tips dari Ibu Asmara Dewi, Ketua BPKK PKS Jaksel untuk menghindari pemborosan di bulan puasa. Tips tersebut adalah membuat anggaran, kendalikan hawa nafsu berbelanja makanan ataupun barang, belanjalah seperti biasa seperti bukan bulan puasa, kurangi jajan berlebihan, hindari hutang dan komitmen dengan anggaran yang dibuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>